Ketua Umum: M. Arif Rahman Setiadin, S.Ag
Sekretaris Umum: Ihsanul Baihaqy
Bendahara Umum: Aminah Ulil Albab, S.E
Bidang Kader:
Khoirunnisaa
Bidang Organisasi:
Amirah Saniyah Serepa, S.Ag
Muhammad Alfreda Daib Insan Labib, S.Ag
Bidang TKK:
Muhammad Fathur Rizky, S.H.
Ahadia Aulia Putri
Muhammad Syauqi Abdul Haq
Bidang RPK:
Faisal Nasirul Haq
Amilia Safitri
Azka Ruhama
Bidang SBO:
Muhammad Faiz Muzaffar
Khoirudin Bashori, S.Pd
Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan:
Annisa Destri Prasyanti, S.E
Salma Arifiana
Bidang HPKP:
Muhammad Adnan, S.H.
Flora Hanin Azzarqo, S.Sos
Risda Indirawati
Bidang Immawati:
Nadzira Mafaza Rahadiani
Vivi Alaidah Noor Firdaus
Nafisa Akyasi, S.Pd
Bidang SPM:
Fasaufa Adzkia Nuruzzaman
Hasheena Jasmine Pamenan, S.Hum
Bidang Medkom:
Muhammad Rozzan Abdillah. S.T
Irfan Fatawi, S.Sos
Munasibi Ahmad Abdillah
Koordinator Komisariat UIN Sunan Kalijaga:
Ketua: Muhammad Rifqi Fawaiz
Sekretaris: Bachtiar Yusuf, S.Pd
Bidang Internal: Ananda Amelia Ramadhani, S.Pd
Bidang Eksternal: Arwan Patiri
Korps Instruktur Dasar PC IMM Sleman:
Ketua: Slamet Raharjo, S.Psi
Sekretaris: Aufa Fatchia, S.Pd
Anggota : Ananda Amalia Romadhona
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum M. Arif Rahman Setiadin dan Sekretaris Umum Ihsanul Baihaqy , PC IMM Sleman 2024–2025 melangkah tegap dengan visi besar: mewujudkan kader intelektual ideologis berbasis paradigma profetik . Semangat ini menjadi suluh penerang di tengah tantangan zaman, menegaskan peran IMM sebagai garda terdepan pergerakan mahasiswa Islam.
Dengan 29 pengurus cabang , 4 pengurus Korkom , dan 2 pengurus inti Korps Instruktur Dasar, kekuatan PC IMM Sleman terbangun atas sinergi dan komitmen yang solid. Setiap pengurus memikul tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi dan mengawal cita-cita perjuangan Ikatan.
Kehadiran 3 Lembaga Semi Otonom (LSO) Korps Instruktur Dasar, Korps Mubaligh, dan SATGAS Teman Cerita menjadi motor penggerak dalam perkaderan, dakwah, serta pemberdayaan IMMawati. Mereka adalah ujung tombak yang memastikan gerak IMM tak hanya lantang dalam wacana, tapi nyata dalam aksi.
IMM Sleman berdiri kokoh meski seluruh komisariat berada di kampus non-PTM. Jaringan alumni yang luas, dukungan Muhammadiyah, serta posisi strategis di Yogyakarta menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan dari mulai turun nya ghirah perkaderan dan pergerakan, melemahnya budaya literasi, hingga keterbatasan finansial.
Tahun ini, PC IMM Sleman tak sekadar bergerak ia mengibarkan panji sebagai matahari peradaban . Mengajak setiap kader untuk bersatu, berinovasi, dan mengukir sejarah, demi IMM yang progresif, inklusif, dan memberi cahaya bagi umat dan bangsa.